Senin, 19 Oktober 2015 - , , 0 comments

Lampiran Alat-alat Keselamatan (Safety Equipment) di Atas Kapal


Tanpa terasa saya sudah 6 bulan bekerja di PT. Multi Jaya Samudera baru kali ini punya inisiatif untuk menuliskan pengetahuan apa yang saya dapatkan di lapangan setelah beberapa lama blog ini terupdate karena kesibukan di dunia kerja, baiklah saya akan share mengenai perlengkapan keselamatan (Safety Equipment) yang ada di atas kapal berikut materinya. Bila ada kekurangan silahkan ditambahkan pada kolom komentar.

Yang termasuk dalam peralatan keselamatan dapat dibagi sebagai berikut : 
1.      Dokumen /  documentation
2.      Peralatan Navigasi/ Safety of Navigation
3.      Perlengkapan penyelamat jiwa/  life saving appliances



1.      Dokumen /  documentation 
Dokumen untuk keselamatan sangat penting keberadaanya dikapal, antara lain yang  dipersyaratkan adalah :
-          Fire control plan, adalah merupakan gambar/ denah yang menunjukkan letak, posisi, jenis dan jumlah alat  keselamatan dan pemadam kebakaran dikapal
-          Muster list and emergency procedure, merupakan daftar dan tugas awak kapal untuk keadaan darurat
-          Nautical publication, terdiri dari buku atau terbitan   termasuk peta laut, yang  menjelaskan secara lengkap  arah berlayar, daftar rambu suar,  daftar pasang -surut  dan informasi lain yang diperlukan
-          International code of signal berisi daftar isyarat int. ter masuk daftar callsign dari kapal

2.      Peralatan Navigasi/ Safety of Navigation
Sesuai dengan peraturan International SOLAS 1974 dan Colreg (collison regulation 1972) seluruh kapal harus dilengkapi dengan peralatan Navigasi sbb :
-          Lampu Navigasi
-          Kompas magnet
-          Peralatan Navigasi lainnya
-          Perlengkapan Radio/ GMDSS
-          Echo sounder
-          GPS, fax dan Navtex
-          Radar kapal dan Inmarsat
-          Engine Telegraph, telepon internal dan sistim pengeras   suara

Lampu Navigasi / Navigation light

Lampu navigasi dipasang dikapal sesuai dengan peraturan Colreg (collision regulation 1972)  dan dinyalakan pada cuaca gelap untuk mengetahui arah kapal, jenis kapal dan besar kapal sbb :
-          Lampu tiang depan / fore masthead light
-          Lampu tiang utama (untuk kapal panjang lebih 50 m) / main masthead
-          Lampu samping kiri dan kanan /  PS and SB light
-          Lampu buritan /  stern light
-          Lampu gandeng / towing light
-          Lampu jangkar depan / belakang /  anchor light
-          Lampu mesin induk mati /  not under command light

Kompas magnet / Magnetic compass 

Kompas magnet merupakan kompas utama sebagai alat untuk penentu arah kapal, kompas dipasang di anjungan kapal atau di geladak kompas diatas anjungan. Kompas magnet harus selalu dikoreksi, karena kemungkinan pengaruh logam sekitar magnet.
Untuk kepentingan pembacaan dimalam hari, rumah kompas dilengkapi lampu penerangan.
Untuk kapal ukuran tertentu, dipasang Gyro compass sebagai kompas tambahan.

Peralatan Navigasi lainnya / Other Safety Navigation

Dikapal masih ada peralatan Navigasi lainnya a.l. :
-          Lampu isyarat siang hari /  daylight signalling lamp
-          Lampu ini digunakan untuk pemberian isyarat morse  pada siang hari, lampu ini juga disebut Aldist lamp. Tenaga lampu ini menggunakan arus DC 
-          Bel /  forecastle bell , digunakan sebagai peringatan  keadaan bahaya atau digunakan sebagai tanda  pergantian waktu jaga di anjungan
-          Gong, mempunyai fungsi yang sama dengan bel
-          Suling kapal/suling kabut /  ship whistle/fog horn    digunakan untuk isyarat bunyi pada saat kabut
-          Bola jangkar dan kerucut /  Black ball and black    diamond shape,  digunakan untuk tanda bahwa kapal   pada posisi lego jangkar (kerucut untuk kapal ikan)
Perlengkapan Radio /  Radio Equipment 

Sesuai dengan peraturan SOLAS 1974  seluruh kapal harus dilengkapi dengan perlengkapan Radio, yaitu radio telephony (untuk kapal dibawah 300 grt) sedangkan untuk kapal GRT 300 keatas harus dilengkapi dengan sistim radio GMDSS (Global Marine Distres Signal Systim) dengan peralatan terdiri sbb :
-          Radio telephony lengkap dengan sistim antena yang dapat menerima dan   emancarkan freq. 2182 kHz,   dan memiliki sumber tenaga batteray
-          VHF radiotelephone, merupakan perlengkapan radio  type tetap
-          Two way VHF radiotelephone, merupakan perlengkapan    radio type genggam tahan cuaca/air

GMDSS 

Sesuai dengan peraturan International SOLAS 1974 chapter IV, seluruh kapal dengan GRT 300 keatad harus dilengkapi dengan peralatan GMDSS.
GMDSS merupakan perangkat lengkap instalasi radio yang terpadu yang dilengkapi dengan sistim Distress.
Kelengkapan radio GMDSS dikapal disesuaikan juga dengan Area pelayaran kapal.
Pada GMDSS dilengkapi sistim duplikat, artinya semua perangkat berjumlah 2 unit, sebagai contoh VHF radio utama dan VHF radio duplikat.
GMDSS diproduksi oleh pabrik radio kapal secara khusus dan mendapat pengesahan sesuai persyaratan SOLAS

Peralatan pendeteksi kedalaman laut/ Echo sounder

Echo sounder merupakan peralatan electronic untuk mengetahui dan mengukur kedalaman laut antara lunas kapal dengan dasar laut, peralatan ini sangat dibutuhkan apabila kapal berlayar diperairan dangkal atau perairan yang mempunyai pasang surut yang tinggi.
Peralatan ini dipasang dianjungan kapal, penunjukan dapat berupa grafik atauberupa angka digital.

GPS (global positioning system)

Merupakan peralatan electronic untuk mengetahui dan menentukan posisi kapal berdasarkan derajat lintang dan bujurnya, sehingga dengan mudah kapal dapat diketahui posisinya secara tepat apabila diplot pada peta. Alat ini bekerja denganbantuan satelit.
GPS juga dapat melihat dan mengikuti jejak pelayaran kapal secara tepat. 
GPS juga dapat dilengkapi dengan peralatan speed log, pengukur kecepatan berlayar kapal. 

Radar Kapal /  Ships radar 

Radar kapal adalah merupakan alat elektronik untuk mendeteksi adanya obyek disekitar kapal dalam radius sesuai jangkauan radar 5 mil, 10, 20 bahkan 100 mil.
Unit radar terbagi dua bagian yang terdiri dari unit monitor yang terpasang dan dapat dibaca diruang anjungan, unit kedua adalah scanner merupakan peralatan yang dapat berputar dan terletak diatas ruang anjungan atau terpasang pada salah satu tiang kapal.
Monitor radar beragam, ada yang menampilkan warna hijau dan pada saat ini monitor radar sudah banyak yang  berwarna
Pada monitor radar terdapat beberapa fasilitas yang sangat berguna a.l. fasilitas plotting, tracking ataupun untuk menangkap signal khusus  

Engine telegraph

Engine Telegraph adalah alat khusus untuk berkomunikasi antara anjungan dan ruang mesin, alat ini untuk memberi isyarat secara visual kebutuhan operasi menjalankan kecepatan mesin induk, misalnya perintah start engine, slow engine, full speed ataupun stop engine.

Engine telegraph bekerja paralel antara anjungan dan kamar mesin, alat ini dilengkapi bagian yang menunjukkan konfirmasi pelaksanaan perintah yang dapat dibaca di anjungan dan kamar mesin, alat ini juga dilengkapi alarm apabila terjadi kesalahan respon
Engine telegraph dipersyaratkan untuk kapal-kapal yang memiliki notasi sesuai klasifikasi, sebelum adanya engine telegraph bahkan sekarang masih digunakan adalah sistim voice tube, suatu tabung untuk meneriakan perintah antara anjungandan kamar mesin
  
Telepon internal dan sistim pengeras suara

Telepon Internal adalah alat  untuk berkomunikasi dua arah antara anjungan dan ruang-ruang dikapal atau alat komunikasi antar ruangan. Untuk komunikasi antaranjungan dengan kamar mesin dipasang telepon khusus. 
Telepon ini harus dipasang di ruang anjungan kamar kapten, kkm dan perwira dek, ruang salon, ruang kontrol kamar mesin, ruang mesin, dapur, ruang steering gear dan ruang lain yang penting.
Selain untuk komunikasi, sistim telepon ini dapat digabung dengan peralatan panggil atau public addressor, yang digunakan untuk memanggil atau member perintah secara terbuka melalui pengeras suara diseluruh kapal.  

3.      Perlengkapan penyelamat jiwa/  life saving appliances 
Yang termasuk dalam peralatan ini adalah :
-          Peralatan dianjungan terdiri Line thro wing appliances (alat pelempar tali) lengkap dengan roketnya.
-          Parachute distress signal  (isyarat bentuk parasit)
-          Peralatan radio untuk survival
-          Sekoci (life boat) merupakan boat penol ong dengan kapasitas sesuai jumlah penumpang pada setiap sisi  Sekoci dilengkapi dengan bermacam perlengkapanuntuk digunakan sebagai alat survival (lihat daftar)
-          Dewi-dewi (davits) adalah peralatan untuk   menurunkan atau meluncurkansekoci kelaut, sistim   peluncuran ini juga dilengkapi beberapa peralatan penunjang seperti tali, tangga, lampu.
-          Rakit penolong kembung (inflatable liferaft) peralatan   penolong berupa rakit penyelamat yang terbuka  menyerupai perahu karet setelah dilempar kelaut. Rakit penolong ini ditempatkan disisi kiri dan kanan    kapal dengan kapasitas  setiap sisi sesuai penumpang.
Untuk kapal yang memiliki panjang lebih dari 100 m dipersyaratkan untuk menempatkan satu life raft  berkapasitas min. 6 orang dibagian depan (forward)
-           Pada life raft terdapat beberapa perlengkapan survival dan pada tabung (capsule) life raft terdapat identifikasi nama kapal, port of registry dan kapasitas.
-          Life raft memiliki konstruksi penopang didek yang secara mudah dapatdiluncurkan, atau secara otomatis  akan terlepas apabila kapal tenggelam
-          Life jacket, jaket pelampung merupakan pelampung yang harus memenuhi syarat dan dilengkapi dengan pelu it serta lampu. Pelamp ung harus berwarna orange dan ditambah material reflective supaya terlihat dari jauh dan pada malam hari saat pencarian
-          Lifebuoys, ban pelampung untuk menolong orang yang tercebur jatuh kelaut. Pelampung ini dilengkapi dengan tali sepanjang 27.5  m, ada yang dilengkapi smoke signal dan lampu yang dapat menyala sendiri (self igniting light). Pada pelampung ditulis nama kapal dan pelabuhan pendaftaran. Untuk kapal yang memiliki bridge deck atau bangunan atas yang tinggi, dilengkapi alat peluncur pelampung secara cepat dari deck anjungan.
-          Jumlah pelampung minimum 8 bh, 4 dilengkapi lampu, 2 dilengkapi smoke signal dan dua hanya dilengkapi tali
-          Pilot ladder atau tangga pandu, yang digunakan untuk naik dan turun pandu kapal. Daerah tangga harus dilengkapi lampu penerangan. Ada jenis tangga pilot yang dilengkapi dengan sistim mekanis, tangga dapat naik turun dengan winch

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...